Alam sebagai Tanda: Teologi Penciptaan dan Kesucian Lingkungan dalam Islam
Rp147.200
judul: Alam sebagai Tanda:
Teologi Penciptaan dan Kesucian Lingkungan dalam Islam
penulis: Asep Nurjaman
No Buku: ISBN
Tahun Terbit: 2025
Description
Buku “Alam sebagai Tanda: Teologi Penciptaan dan Kesucian Lingkungan dalam Islam” merupakan sebuah karya reflektif yang mengangkat tema penting tentang hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan dalam perspektif teologi Islam. Di tengah meningkatnya krisis ekologis global, buku ini hadir untuk menegaskan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga krisis spiritual dan moral yang berakar pada cara pandang manusia terhadap ciptaan. Melalui pendekatan teologi penciptaan, penulis mengajak pembaca untuk kembali memandang alam bukan sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai tanda-tanda kebesaran Allah (ayat-ayat kauniyyah) yang mengandung nilai spiritual, etika, dan kesucian. Dalam pandangan Islam, seluruh ciptaan memiliki posisi sakral karena keberadaannya merefleksikan sifat dan kebijaksanaan Ilahi. Buku ini menyoroti konsep-konsep fundamental seperti tauhid, amanah, dan khalifah sebagai dasar teologis bagi kesadaran ekologis. Manusia diposisikan bukan sebagai penguasa mutlak atas bumi, tetapi sebagai penjaga keseimbangan dan pelestari kehidupan. Melalui pemahaman ini, pembaca diajak untuk merenungkan kembali makna keberadaan dirinya di tengah ciptaan, serta tanggung jawab spiritual yang melekat dalam setiap interaksi dengan alam semesta. Secara konseptual, karya ini menguraikan bagaimana teks-teks wahyu—baik Al-Qur’an maupun hadis—mengandung panduan etis dalam menjaga keberlanjutan alam. Penulis menelaah berbagai ayat tentang penciptaan, keseimbangan (mīzān), dan larangan terhadap kerusakan (fasād) sebagai dasar untuk membangun teologi lingkungan Islam yang komprehensif. Dengan menggabungkan pandangan para ulama klasik dan pemikir Muslim kontemporer, buku ini menampilkan jembatan antara khazanah keislaman tradisional dan tantangan ekologis modern. Pendekatan tersebut menjadikan karya ini tidak hanya bernilai teoretis, tetapi juga aplikatif dalam konteks kehidupan umat saat ini. Lebih dari sekadar wacana akademik, buku ini menghidupkan kembali semangat eco-spirituality—kesadaran bahwa menjaga alam adalah bentuk ibadah dan manifestasi keimanan kepada Allah. Setiap tindakan ekologis, seperti menanam pohon, menjaga air, dan mencegah pencemaran, dipandang sebagai ekspresi dari tauhid yang hidup dalam perilaku manusia.
Reviews
There are no reviews yet.