Pendekatan Komputasional Dalam Pengembangan Vaksin Zika: Analisis Epitope Sel B
Rp57.800
judul : Pendekatan Komputasional Dalam Pengembangan Vaksin Zika: Analisis Epitope Sel B
penulis : Lisa Savitri, S.Si., M.Imun., C.FOpt.
Kharisul Ihsan, S.Si.
No Buku : ISBN
Tahun Terbit : 2025
Description
Virus Zika (ZIKV) merupakan arbovirus dari genus Flavivirus yang memiliki struktur genom RNA untai tunggal positif. Infeksinya sering asimptomatik, tetapi dapat menimbulkan komplikasi serius seperti mikrosefali pada bayi dan sindrom Guillain-Barré. Hingga saat ini belum ada vaksin spesifik yang terbukti efektif melawan ZIKV, sehingga pendekatan bioinformatika dan imunoinformatika sangat penting dalam mempercepat desain kandidat vaksin. Salah satu strategi utama adalah mengidentifikasi epitope sel B, yaitu bagian dari antigen yang dikenali langsung oleh antibodi. Epitope ini dapat digunakan untuk merancang vaksin berbasis peptida atau vaksin subunit. Konsep Epitope ada 2 yaitu Epitope linear dan Epitope konformasional. Epitope linear adalah Fragmen peptida kontinyu dari protein antigen yang dikenali antibodi. Epitope konformasional adalah Epitope yang terbentuk karena struktur tiga dimensi protein (tidak kontinyu pada urutan asam amino). Dalam konteks vaksin Zika, fokus sering diberikan pada protein amplop (E protein) karena protein ini sangat imunogenik dan menjadi target utama respons antibodi penetral. Pendekatan komputasional memungkinkan peneliti untuk memprediksi Epitope Sel B Menggunakan algoritma berbasis machine learning dan database imunologi (misalnya IEDB, BepiPred, ElliPro) untuk memprediksi epitope linear dan konformasional. Analisis ini meminimalkan kebutuhan uji laboratorium yang panjang dan mahal. Evaluasi Imunogenisitas Epitope yang diprediksi kemudian dianalisis berdasarkan antigenisitas, hidrofobisitas, aksesibilitas permukaan, dan konservasi lintas strain ZIKV. Penyaringan terhadap Potensi Alergenik/Toksik seperti AllerTOP atau ToxinPred digunakan untuk memastikan epitope tidak bersifat toksik atau alergenik. Analisis Konservasi dan Spesifisitas dibandingkan dengan virus lain dalam keluarga Flavivirus (Dengue, West Nile) untuk menghindari cross-reactivity yang bisa memicu antibody-dependent enhancement (ADE). Pemodelan 3D dan Docking Simulasi interaksi epitope dengan molekul antibodi dilakukan menggunakan metode molecular docking dan molecular dynamics simulation untuk memvalidasi kestabilan kompleks antigen–antibodi. Pendekatan Komputasional memiliki kelebihan yaitu Cepat dan efisien, dapat mempercepat penyaringan kandidat vaksin dibandingkan eksperimen murni. Biaya rendah, mengurangi kebutuhan uji laboratorium awal yang mahal. Prediksi spesifik, mampu mengidentifikasi epitope konservatif lintas strain ZIKV yang penting untuk vaksin universal.
Reviews
There are no reviews yet.