Sastra Abad ke 21 Menganyam Puisi Bebas dengan Metode Pena Bahalap Berbasis Computational Thinking

Rp87.600

JUDUL: Sastra Abad ke 21 Menganyam Puisi Bebas dengan Metode Pena Bahalap Berbasis Computational Thinking

PENULIS: Rachmad Januari, S. Pd., Gr.

NO BUKU: ISBN

TAHUN TERBIT: 2026

Kategori:

Deskripsi

Sastra Abad ke-21: Menganyam Puisi Bebas dengan Metode Pena Bahalap Berbasis Computational ThinkingApakah menulis puisi harus selalu menunggu datangnya "bakat"? Buku ini hadir untuk mematahkan mitos tersebut di tengah gempuran era disrupsi digital, di mana kehadiran kecerdasan buatan (Generative AI) sering kali mengikis kemampuan berpikir autentik dan kesabaran proses kreatif peserta didik. "Sastra Abad ke-21: Menganyam Puisi Bebas dengan Metode Pena Bahalap Berbasis Computational Thinking" menawarkan terobosan pedagogis bagi para pendidik. Metode Pena Bahalap (Bait Hasil Anyaman Literasi Automasi Puisi) hadir sebagai jalan keluar solutif dengan mengawinkan kearifan lokal etno-pedagogi "Manyam" (menganyam rotan) khas Suku Dayak Ngaju dengan ketajaman logika empat pilar Computational Thinking. Melalui pendekatan blended learning dan bantuan scaffolding digital, buku ini menuntun siswa untuk mengubah imajinasi abstrak menjadi struktur puisi yang konkret dan prosedural, tanpa menghilangkan esensi tulisan tangan organik yang menjaga kedalaman rasa dan memori. Buku ini tidak hanya berisi teori, tetapi panduan praktis yang siap diterapkan di kelas, mencakup: 1. Modul ajar inovatif berbasis pembelajaran bauran. 2. Skenario pembelajaran menit demi menit. 3. Instrumen pendamping berupa LKPD Hibrida. 4. Bank karya sastra berisi 71 puisi kreatif hasil karya peserta didik sebagai bukti nyata keberhasilan inovasi ini. Buku ini adalah pemantik inspirasi bagi para pendidik di seluruh penjuru Nusantara untuk terus membumikan teknologi, melestarikan budaya lokal, dan merawat kejujuran proses kreatif anak bangsa di ruang kelas.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Sastra Abad ke 21 Menganyam Puisi Bebas dengan Metode Pena Bahalap Berbasis Computational Thinking”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *